PNM Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Pelajari Pemberdayaan UMKM Ramadan

Jumat, 06 Maret 2026 | 15:35:50 WIB
PNM Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Pelajari Pemberdayaan UMKM Ramadan

JAKARTA - Bulan Ramadan selalu menghadirkan kesempatan emas untuk menebar kebaikan. 

Di tengah semarak ibadah dan refleksi spiritual, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengambil langkah konkret dengan melibatkan anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan edukatif dan pemberdayaan ekonomi. 

Alih-alih sekadar memberikan santunan, PNM mengajak anak-anak untuk memahami proses pemberdayaan pengusaha ultra mikro, mikro, dan kecil melalui pengalaman langsung, sehingga mereka dapat melihat dan merasakan dampak positif kontribusi terhadap masyarakat prasejahtera.

Hadis Rasulullah SAW menegaskan nilai keberkahan bagi orang yang merawat anak yatim: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” sambil merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya (HR. Bukhari). 

Makna hadis ini menjadi landasan bagi PNM dalam mengemas program Ramadan Madani, Maknai Harmoni. Program ini tidak hanya menekankan ibadah dan spiritualitas, tetapi juga menyisipkan pengalaman praktis bagi anak-anak dalam memahami peran mereka di masa depan.

Pengalaman Langsung di Dunia Pemberdayaan UMKM

Sebagai puncak kegiatan Ramadan Madani 2026, pada 5 Maret 2026, PNM menghadirkan santunan bagi 250 anak yatim dan dhuafa dari Yayasan Kota Pelangi, Yayasan Aisyiyah Taman Menteng, serta anak-anak keluarga nasabah PNM Mekaar dhuafa. 

Selain mendapatkan santunan, mereka diajak mengikuti kegiatan edukatif yang memperkenalkan berbagai divisi di PNM dan bagaimana setiap bagian mendukung pemberdayaan masyarakat.

Anak-anak belajar melalui roleplay sederhana yang mencerminkan proses pemberdayaan UMKM. Mereka merasakan langsung bagaimana pembiayaan, pendampingan, dan pengembangan usaha dilakukan oleh PNM kepada pelaku usaha kecil. 

Aktivitas ini dikemas dengan permainan interaktif agar mudah dipahami, menyenangkan, sekaligus mendidik. Salah seorang peserta mengungkapkan, “Seru sekali bisa ikut kegiatan ini. Aku jadi tahu kalau bekerja bisa membantu banyak orang. Semoga nanti aku juga bisa punya pekerjaan yang bermanfaat seperti kakak-kakak di sini.”

Melalui metode ini, PNM menanamkan nilai-nilai produktivitas, tanggung jawab, dan empati kepada anak-anak sejak dini. 

Mereka belajar bahwa kontribusi nyata terhadap masyarakat bisa dimulai dari langkah kecil dan bahwa setiap individu memiliki potensi untuk memberi manfaat bagi banyak orang, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.

Menumbuhkan Kepedulian dan Harapan

Dodot Patria Ary, Sekretaris Perusahaan PNM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk menumbuhkan harapan dan kepedulian pada anak-anak.

“Ramadan selalu menjadi waktu terbaik untuk berbagi dan menumbuhkan kepedulian. Kami ingin anak-anak merasakan bahwa masa depan mereka terbuka luas. Melalui pengalaman kecil hari ini, kami berharap mereka melihat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan suatu hari nanti memberi manfaat bagi banyak orang,” jelasnya.

Dengan pendekatan langsung ini, PNM bukan hanya memberikan santunan materi, tetapi juga investasi pendidikan dan karakter. Anak-anak dapat merasakan bahwa aktivitas sosial dan ekonomi bisa berjalan beriringan, menumbuhkan empati sekaligus kreativitas. 

Kegiatan ini memperlihatkan bahwa pemberdayaan masyarakat bukan sekadar jargon, tetapi proses nyata yang bisa dirasakan oleh siapa saja, bahkan anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Integrasi Spiritualitas dan Praktik Ekonomi

Program Ramadan Madani mengintegrasikan ibadah, kajian, dan praktik ekonomi dalam satu paket kegiatan. Anak-anak mengikuti kajian setelah Dzuhur, kegiatan itikaf, dan buka puasa bersama setiap hari, yang memberi mereka pemahaman spiritual. 

Selanjutnya, pengalaman roleplay di divisi PNM memberikan pemahaman konkret tentang bagaimana lembaga keuangan dan pemberdayaan UMKM bekerja.

Integrasi ini menekankan bahwa spiritualitas dan ekonomi bisa saling melengkapi. Anak-anak belajar bahwa bekerja, berkontribusi, dan berbagi adalah bagian dari amal jariyah yang membawa keberkahan, sesuai ajaran Islam. 

Pendekatan ini membantu mereka menginternalisasi nilai-nilai kebaikan sejak dini, serta menanamkan mindset produktif dan mandiri dalam menghadapi masa depan.

Dampak Positif Bagi Anak dan Masyarakat

Program ini diharapkan menumbuhkan aspirasi dan rasa tanggung jawab sosial di kalangan anak-anak. Dengan pengalaman yang mereka dapatkan, anak-anak dapat membayangkan masa depan yang lebih luas, di mana mereka bisa menjadi pemberdaya komunitas melalui keterampilan, kreativitas, dan pemahaman ekonomi. 

Selain itu, kegiatan ini memberikan contoh konkret bagaimana lembaga keuangan syariah dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mendidik generasi muda menjadi agen perubahan.

PNM membuktikan bahwa Ramadan tidak hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga tentang memanfaatkan momentum untuk menebar kebaikan yang berkelanjutan.

Dengan melibatkan anak-anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan edukatif pemberdayaan UMKM, mereka sekaligus menanamkan nilai kepedulian, produktivitas, dan empati sosial. 

Program seperti ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk menggabungkan amal, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan.

Terkini